Candle shadow panjang satu sisi (min 2/3 candle), body kecil. Termasuk hammer, shooting star. Sinyal price action paling populer.
Apa itu Pin Bar?
Pin Bar (Pinocchio bar) adalah pola candlestick-patterns single-candle dengan body kecil dan shadow panjang di satu sisi yang minimal dua kali panjang body. Nama "Pinocchio" merujuk pada "hidung panjang" yang menipu pasar. Shadow panjang menunjukkan bahwa harga sempat didorong jauh ke satu arah lalu ditolak keras kembali ke dekat pembukaan. Pin bar mencakup pola khusus seperti Hammer (Palu), Shooting Star (Bintang Jatuh), dan Hanging Man yang semuanya memiliki karakteristik shadow dominan.
Jenis dan Lokasi yang Ideal
Bullish pin bar (shadow bawah panjang) adalah sinyal naik yang muncul di dasar Downtrend atau di level Support (Dukungan) kunci. Bearish pin bar (shadow atas panjang) adalah sinyal turun yang muncul di puncak Uptrend atau di level Resistance (Hambatan). Pin bar paling kuat saat shadow menembus level kunci lalu harga ditolak kembali, menciptakan false break yang menjebak trader breakout. Di timeframe H4 dan D1, pin bar adalah sinyal price action paling populer di kalangan trader Indonesia.
Strategi Entry dan Risk
Entry di pembukaan candle berikutnya setelah pin bar terbentuk, atau gunakan stop order di luar body pin bar untuk konfirmasi. Stop Loss diletakkan di luar ujung shadow (beberapa pip di atas shadow untuk bearish, di bawah shadow untuk bullish). Take Profit minimal dua kali risk di level Support (Dukungan) atau Resistance (Hambatan) berikutnya. Untuk akun 10.000.000 IDR, risiko per trade dibatasi 1-2 persen modal menggunakan mikro lot 0,01. Lihat Panduan Pemula.
Istilah Terkait
Hammer (Palu)
Pola candlestick bullish reversal yang muncul di dasar downtrend. Ciri khas: body kecil di atas dan shadow bawah panjang minimal dua kali body.
Shooting Star (Bintang Jatuh)
Candle pembalikan turun: body kecil bawah, shadow atas panjang. Di puncak uptrend.
Inside Bar
Candle yang high dan low seluruhnya di dalam range candle sebelumnya. Akumulasi sebelum breakout.
Support (Dukungan)
Level harga di mana daya beli cukup kuat untuk menahan harga tidak turun lebih jauh. Konsep paling fundamental dalam analisis teknikal Forex.
Resistance (Hambatan)
Level harga di mana daya jual cukup kuat menahan harga tidak naik lebih jauh.
Siap trading live?
XTB.Pilihan kami untuk analisis teknikal. Platform xStation 5 dengan charting canggih, setoran minimum $0, diatur oleh FCA dan CySEC.
71% akun CFD ritel merugi saat trading dengan penyedia ini.