Harga menembus support ke bawah. Kebalikan breakout. Penjual menang.
Apa itu Breakdown?
Breakdown adalah pergerakan harga yang menembus level Support (Dukungan) kunci ke bawah dengan momentum yang kuat. Breakdown adalah kebalikan dari Breakout, dan biasanya menandakan transisi dari fase konsolidasi atau Range ke Downtrend yang baru, atau kelanjutan dari downtrend yang sudah berjalan. Breakdown adalah sinyal bearish yang sangat penting bagi trader karena menandakan bahwa penjual telah mengalahkan pembeli di level kunci dan kemungkinan besar harga akan terus turun lebih jauh.
Karakteristik Breakdown yang Valid
Untuk mengkonfirmasi breakdown yang valid (bukan Fakeout), beberapa hal harus diperhatikan: (1) penutupan candle harus jelas di bawah level support, bukan sekadar wick yang menembus sementara; (2) volume harus meningkat secara signifikan saat breakdown, mengkonfirmasi tekanan jual yang kuat; (3) breakdown paling valid saat terjadi di timeframe besar (H4, D1); (4) konteks fundamental juga harus mendukung (berita negatif, Risk-Off, kebijakan Hawkish (Elang)). Tanpa elemen-elemen ini, breakdown mungkin hanya false break yang akan cepat dibatalkan.
Role Reversal dan Strategi Entry
Salah satu konsep paling penting setelah breakdown adalah "role reversal": level Support (Dukungan) lama sekarang menjadi Resistance (Hambatan) baru. Trader sering menunggu harga retest ke level ini sebelum entry Short (Jual) karena memberikan Risk-Reward Ratio (R:R) yang lebih baik. Alternatif: entry sell stop segera setelah breakdown dengan Stop Loss di atas level support lama. Target profit di level support berikutnya di bawah. Trader Indonesia paling efektif menggunakan strategi breakdown di XAU/USD selama sesi London-NY overlap. Lihat Panduan Pemula.
Istilah Terkait
Breakout
Pergerakan harga yang menembus level support, resistance, atau pola chart penting. Salah satu setup paling populer di kalangan trader Forex Indonesia.
Fakeout
Harga melewati support/resistance sementara lalu kembali. Menjebak trader. False breakout.
Support (Dukungan)
Level harga di mana daya beli cukup kuat untuk menahan harga tidak turun lebih jauh. Konsep paling fundamental dalam analisis teknikal Forex.
Resistance (Hambatan)
Level harga di mana daya jual cukup kuat menahan harga tidak naik lebih jauh.
Siap trading live?
XTB.Pilihan kami untuk analisis teknikal. Platform xStation 5 dengan charting canggih, setoran minimum $0, diatur oleh FCA dan CySEC.
71% akun CFD ritel merugi saat trading dengan penyedia ini.