Pivot points menggunakan rasio Fibonacci (38.2%, 61.8%, 100%) untuk support/resistance.
Apa itu Fibonacci Pivot Points?
Fibonacci Pivot Points adalah variasi dari pivot points klasik yang menggabungkan konsep pivot points standar dengan rasio Fibonacci untuk menentukan level Support (Dukungan) dan Resistance (Hambatan). Pivot point utama (PP) dihitung dengan formula yang sama seperti standard pivots: (High + Low + Close) dari hari sebelumnya dibagi 3. Yang berbeda adalah bagaimana level S1, S2, S3 (support) dan R1, R2, R3 (resistance) dihitung, menggunakan rasio Golden Ratio (Rasio Emas) 38,2 persen, 61,8 persen, dan 100 persen dari range hari sebelumnya.
Formula dan Konfluensi Level
Formula Fibonacci Pivots: R1 = PP + (38,2 persen x range), R2 = PP + (61,8 persen x range), R3 = PP + (100 persen x range). Rumus sebaliknya untuk S1, S2, S3. Keunggulan utama dari Fibonacci Pivots dibanding pivots klasik adalah bahwa level-levelnya sering bertemu dengan level Fibonacci Retracement dari swing harga terbaru, menciptakan "confluence" atau area di mana beberapa tool teknikal menunjuk ke level yang sama. Confluence ini membuat level tersebut lebih signifikan dan kemungkinan menjadi area pembalikan yang kuat.
Strategi Trading Fibonacci Pivots
Fibonacci Pivots paling efektif di timeframe intraday (M15, H1, H4) untuk Day Trading dan Swing Trading. Strategi umum: buy di S1 atau S2 dengan target PP atau R1; sell di R1 atau R2 dengan target PP atau S1. Stop Loss di luar S3/R3 untuk perlindungan. Trader Indonesia yang trading XAU/USD atau EUR/USD pada timeframe H1 bisa menggunakan Fibonacci Pivots sebagai pengganti atau tambahan untuk pivots klasik. Banyak platform trading seperti TradingView memiliki Fibonacci Pivots sebagai indikator bawaan. Lihat Panduan Pemula.
Istilah Terkait
Pivot Points
Level teknikal dihitung dari high, low, close hari sebelumnya. Identifikasi support/resistance.
Camarilla Pivot Points
Pivot points 8 level (S1-S4, R1-R4). Fokus trading range lebih sempit dari standard pivot.
Fibonacci Retracement
Alat analisis teknikal yang menggunakan rasio Fibonacci (23.6%, 38.2%, 50%, 61.8%, 78.6%) untuk mengidentifikasi level retracement potensial dalam sebuah tren.
Support (Dukungan)
Level harga di mana daya beli cukup kuat untuk menahan harga tidak turun lebih jauh. Konsep paling fundamental dalam analisis teknikal Forex.
Siap trading live?
XTB.Pilihan kami untuk analisis teknikal. Platform xStation 5 dengan charting canggih, setoran minimum $0, diatur oleh FCA dan CySEC.
71% akun CFD ritel merugi saat trading dengan penyedia ini.