Teori harga bergerak dalam gelombang: 5 searah tren + 3 koreksi. Psikologi massa.
Apa itu Elliott Wave Theory?
Elliott Wave Theory adalah metode analisis teknikal yang dikembangkan oleh Ralph Nelson Elliott pada tahun 1930-an, yang berpendapat bahwa pergerakan harga di pasar finansial mengikuti pola gelombang (wave) yang berulang berdasarkan psikologi massa investor. Menurut Elliott, pasar bergerak dalam siklus 8 gelombang: 5 gelombang impulse yang searah dengan Tren utama (dinomori 1, 2, 3, 4, 5) dan 3 gelombang koreksi melawan tren utama (dilabeli A, B, C). Setiap gelombang itu sendiri juga terdiri dari sub-gelombang yang lebih kecil, menciptakan struktur fraktal.
Aturan Elliott Wave yang Penting
Ada tiga aturan dasar yang tidak boleh dilanggar dalam analisis Elliott Wave: (1) Gelombang 2 tidak boleh retrace lebih dari 100 persen dari gelombang 1; (2) Gelombang 3 tidak boleh menjadi gelombang impulse terpendek dari tiga gelombang impulse (1, 3, 5); (3) Gelombang 4 tidak boleh overlap dengan puncak gelombang 1. Jika ada pelanggaran aturan ini, analisis wave harus dirombak. Selain aturan, ada juga pedoman seperti panjang gelombang 3 biasanya 1,618 kali gelombang 1, dan hubungan Fibonacci sering muncul antar gelombang.
Kompleksitas dan Penggunaan Praktis
Elliott Wave adalah salah satu metode analisis teknikal paling kompleks dan subjektif. Dua analis berbeda bisa menghitung wave yang berbeda untuk chart yang sama. Karena itu, Elliott Wave paling efektif dikombinasikan dengan Fibonacci Retracement dan Fibonacci Extension untuk menentukan level target dan stop yang objektif. Trader Indonesia yang tertarik Elliott Wave sebaiknya menguasai analisis teknikal dasar terlebih dahulu sebelum mempelajari wave counting. Robert Prechter adalah otoritas modern Elliott Wave yang banyak dikutip. Lihat Panduan Pemula.
Istilah Terkait
Dow Theory
Dasar analisis teknikal. Prinsip tren pasar oleh Charles Dow.
Fibonacci Retracement
Alat analisis teknikal yang menggunakan rasio Fibonacci (23.6%, 38.2%, 50%, 61.8%, 78.6%) untuk mengidentifikasi level retracement potensial dalam sebuah tren.
Tren
Arah umum harga dalam periode. Tiga jenis: naik, turun, dan sideways.
Analisis Teknikal (TA)
Pendekatan analisis pasar berdasarkan chart harga historis, pola, dan indikator matematis. Metode paling populer di kalangan trader Forex retail Indonesia.
Siap trading live?
XM Group.Pilihan kami untuk pemula. Diatur oleh CySEC, ASIC, dan DFSA, setoran minimum $5, akun syariah tersedia, dan mendukung micro lot.
75.33% akun CFD ritel merugi saat trading dengan penyedia ini.