Analisis hubungan antar pasar: mata uang, saham, obligasi, komoditas.
Apa itu Intermarket Analysis?
Intermarket Analysis adalah pendekatan analisis yang mempelajari hubungan dan Korelasi (Correlation) antar berbagai pasar finansial: mata uang forex, saham, obligasi, dan komoditas. Konsep ini dipopulerkan oleh John Murphy dalam bukunya "Intermarket Technical Analysis" pada 1991. Prinsip dasarnya: tidak ada pasar yang bergerak dalam vakum, semua pasar saling terhubung melalui aliran modal global, sentimen investor, dan faktor makroekonomi. Memahami hubungan ini memberi trader edge karena pergerakan di satu pasar sering mendahului pergerakan di pasar lain.
Hubungan Antar Pasar Klasik
Beberapa hubungan intermarket yang paling penting: (1) USD dan Emas (Gold / XAU) biasanya bergerak berlawanan (korelasi negatif); (2) Dolar Australia (AUD) bergerak searah dengan harga komoditas karena Australia eksportir komoditas besar; (3) Dolar Kanada (CAD) bergerak searah dengan harga Minyak Mentah WTI; (4) Yield obligasi US Treasury tinggi biasanya menguatkan USD; (5) saham dan mata uang komoditas bergerak searah saat Risk-On; (6) safe haven (JPY, CHF) menguat saat saham jatuh.
Intermarket Analysis untuk Trader Indonesia
Untuk trader Indonesia, beberapa hubungan intermarket yang sangat relevan: (1) IDR berkorelasi dengan harga CPO (kelapa sawit) dan batu bara karena komoditas ini adalah ekspor utama Indonesia; (2) IHSG dan USD/IDR sering berlawanan (saham Indonesia naik = modal asing masuk = rupiah menguat); (3) Dollar Index (DXY) yang naik biasanya menekan IDR; (4) harga emas global mempengaruhi emas fisik dan jewelry Indonesia. Memantau beberapa pasar secara bersamaan memberi insight yang lebih komprehensif tentang arah USD/IDR. Lihat Panduan Pemula.
Istilah Terkait
Korelasi (Correlation)
Mengukur sejauh mana dua pair bergerak searah atau berlawanan. Nilai -1 sampai +1.
Analisis Teknikal (TA)
Pendekatan analisis pasar berdasarkan chart harga historis, pola, dan indikator matematis. Metode paling populer di kalangan trader Forex retail Indonesia.
Analisis Fundamental (FA)
Pendekatan analisis pasar dengan mempelajari data ekonomi, kebijakan bank sentral, dan faktor makro yang memengaruhi nilai mata uang dalam jangka menengah-panjang.
Siap trading live?
XM Group.Pilihan kami untuk pemula. Diatur oleh CySEC, ASIC, dan DFSA, setoran minimum $5, akun syariah tersedia, dan mendukung micro lot.
75.33% akun CFD ritel merugi saat trading dengan penyedia ini.