ForexVue

Strategi meminjam mata uang dengan suku bunga rendah dan menginvestasikannya dalam mata uang bersuku bunga tinggi, mendapat keuntungan dari selisih bunga.

Apa itu Carry Trade?

Carry trade adalah strategi Forex di mana trader meminjam mata uang dengan suku bunga rendah (funding currency) seperti yen Jepang (JPY) atau franc Swiss (CHF), lalu menginvestasikannya dalam mata uang dengan suku bunga lebih tinggi (target currency) seperti dolar Australia (AUD), dolar Selandia Baru (NZD), atau peso Meksiko (MXN). Tujuannya adalah mendapatkan Swap (Biaya Overnight) positif harian dari selisih Suku Bunga kedua mata uang.

Cara Kerja dan Contoh

Misalnya: AUD/JPY diperdagangkan saat suku bunga AUD 4.35% dan suku bunga JPY 0.10%. Selisih 4.25% menjadi pendapatan tahunan dari menahan posisi Long (Beli) AUD/JPY. Dengan modal $10.000 dan Leverage (Daya Ungkit) 1:10, posisi $100.000 menghasilkan sekitar $4.250 swap positif per tahun, di luar profit/loss dari pergerakan harga. Trader Indonesia sering memantau pasangan AUD/JPY, NZD/JPY, dan MXN/JPY untuk peluang carry.

Risiko Tersembunyi

Carry trade tidak gratis. Risiko utama: mata uang target bisa melemah lebih cepat daripada akumulasi swap positif, menghapus semua keuntungan dan menambah kerugian. Saat Risk-Off (krisis finansial atau panic selling), carry trade biasanya unwinding besar-besaran dan rugi cepat. Trader Muslim Indonesia tidak bisa pakai strategi ini di akun konvensional karena ada unsur riba; akun syariah swap-free menghapus baik swap positif maupun negatif. Lihat Forex untung?.

Siap trading live?

XTB.Pilihan kami untuk analisis teknikal. Platform xStation 5 dengan charting canggih, setoran minimum $0, diatur oleh FCA dan CySEC.

Buka akun XTB → Bandingkan alternatif: XM Group · Exness

71% akun CFD ritel merugi saat trading dengan penyedia ini.